Pilates vs Gym: Bagaimana Setiap Bentuk Mengubah Komposisi Tubuh Anda

8

Perdebatan mengenai apakah Anda sebaiknya membentuk “tubuh pilates” atau “tubuh gym” bukan hanya soal estetika. Ini tentang memahami bagaimana gaya latihan yang berbeda membentuk kembali massa otot, kekuatan, dan komposisi tubuh Anda secara keseluruhan. Kedua metode tersebut berhasil. Mereka melakukannya dengan cara yang berbeda secara mendasar.

Hasil Anda akan bergantung sepenuhnya pada tujuan spesifik Anda, rutinitas Anda, dan konsistensi Anda. Baik Anda mengejar otot tanpa lemak, kekuatan fisik, atau postur tubuh yang lebih baik, mengetahui perbedaan mekanis membantu Anda memilih jalur yang benar.

Apa yang Mendefinisikan Tubuh Pilates?

Tubuh pilates biasanya digambarkan ramping, kencang, dan seimbang. Latihan ini berfokus pada gerakan terkontrol, penyelarasan yang tepat, dan penguatan otot-otot penstabil dalam. Pikirkan kekuatan inti dan keterlibatan dasar panggul.

Latihan ini bergantung pada berat badan, resistance band, atau peralatan reformer. Anda tidak mengangkat beban berat. Pendekatan ini meningkatkan ukuran kekuatan dan komposisi tubuh, namun melakukannya melalui lensa yang berbeda.

Pilates menekankan:

  • Kekuatan dan stabilitas inti
  • Perkembangan dan tonus otot yang seimbang
  • Fleksibilitas dan mobilitas
  • Kesadaran tubuh

Seiring waktu, pelatihan ini meningkatkan postur dan keselarasan secara keseluruhan. Ini bukan tentang massal dan lebih banyak tentang efisiensi fungsional.

Apa Itu Tubuh Gym?

Tubuh gym sering dikaitkan dengan definisi otot yang terlihat pada kelompok yang lebih besar seperti paha depan dan bisep. Latihan di gym biasanya melibatkan angkat beban untuk mendapatkan kekuatan menggunakan beban berlebih yang progresif.

Mengangkat beban berat dan meningkatkan intensitas akan membangun massa otot dan meningkatkan kepadatan tulang. Dengan nutrisi yang konsisten, hal ini akan menghasilkan penampilan yang lebih kuat dan berotot.

Latihan gym stereotip berfokus pada:

  • Pembentukan otot dan hipertrofi
  • Latihan kekuatan beban berat
  • Menargetkan kelompok otot utama (tubuh bagian atas dan kaki)
  • Pembakaran kalori lebih tinggi melalui upaya intensitas tinggi

Ini ideal jika Anda menginginkan perkembangan otot yang lebih cepat dan perubahan ukuran yang nyata.

Tidak setiap sesi olahraga adalah tentang mengangkat beban berat. Beberapa orang membangun daya tahan otot. Yang lain menggunakan gym untuk mendukung olahraga utama, seperti melakukan Bulgarian split squat untuk lari cepat. Gym adalah alat, bukan hasil tunggal.

Perbedaan Utama dalam Pelatihan Otot

Perbedaan inti antara tubuh pilates dan tubuh gym terletak pada cara otot dilatih.

Pilates menggunakan gerakan terkontrol dan berdampak rendah untuk memperkuat otot bagian dalam dan meningkatkan kekuatan fungsional. Latihan di gym menggunakan ketahanan dan beban yang lebih berat untuk membangun massa otot.

Tonus Otot vs. Massa Otot

Ini adalah perbedaan terbesar.

Pilates meningkatkan kekuatan dan daya tahan. Bukti mengenai perubahan ukuran otot beragam. Ini memperkuat otot penstabil dan meningkatkan keseimbangan di seluruh tubuh.

Latihan di gym lebih efektif untuk membangun massa otot. Otot tumbuh lebih besar melalui hipertrofi. Hal ini dapat menghasilkan tampilan yang lebih jelas dan terkadang lebih besar.

Anda dapat memiliki banyak massa otot tanpa terlihat “kencang”. Itu tergantung pada rasio lemak tubuh terhadap otot. Lemak tubuh rendah dengan otot tinggi sama dengan nada. Lemak tubuh yang tinggi dengan massa otot yang sama terlihat berbeda. Latihan di gym dapat meningkatkan otot, tetapi nutrisi menentukan definisinya.

Kekuatan dan Stabilitas Inti

Pilates sangat efektif untuk mengembangkan kekuatan inti. Ini menargetkan otot-otot dalam yang menopang tulang belakang. Ini memperbaiki postur tubuh.

Ini bisa menjadi pilihan yang baik bagi orang-orang yang menderita sakit kronis, terutama masalah punggung. Ini meningkatkan mobilitas dan mendukung gerakan sehari-hari.

Latihan di gym juga memperkuat inti. Latihan beban bebas mengaktifkan penstabil dalam, bergantung pada gerakannya. Keduanya membutuhkan bentuk yang benar untuk keamanan dan manfaat maksimal.

Penurunan Berat Badan dan Pembakaran Kalori

Latihan di gym biasanya membakar lebih banyak kalori per sesi. Hal ini terutama berlaku bila dikombinasikan dengan latihan kardio atau intensitas tinggi. Hal ini dapat menyebabkan penurunan berat badan lebih cepat dan pengurangan lemak tubuh.

Pilates berkontribusi terhadap pengeluaran energi. Namun bukti mengenai efek langsung terhadap metabolisme dan penurunan berat badan secara cepat masih kurang jelas. Ini mendukung gaya hidup sehat, tetapi ini bukan pemicu metabolisme seperti halnya angkat beban dengan intensitas tinggi.

Risiko dan Pemulihan Cedera

Pilates seringkali dianggap lebih aman. Dampaknya rendah dan berfokus pada penyelarasan. Ini membantu menjaga kesehatan sendi dan mengurangi risiko cedera.

Latihan di gym, terutama dengan beban berat, memiliki risiko cedera yang lebih tinggi jika bentuknya tergelincir. Margin kesalahannya lebih kecil.

Menggabungkan Kedua Pendekatan

Banyak ahli merekomendasikan menggabungkan latihan pilates dan gym. Pilates membangun kekuatan inti dan postur tubuh. Latihan di gym meningkatkan kekuatan dan massa secara keseluruhan.

Kombinasi ini mendukung kekuatan fungsional dan kinerja fisik. Anda mendapatkan stabilitas pilates dengan kekuatan gym.

Kami membuat artikel ini bersama dengan teknologi AI, lalu memastikan artikel ini telah diperiksa faktanya dan diedit oleh editor HowStuffWorks.