Lucid Dreaming: Bisakah Anda Mati dalam Mimpi?

10

Anda terbang. Jubahmu tersentak ke belakang, tertiup angin. Anda melihat bidang tambal sulam jauh di bawah. Anda memutuskan dengan tepat di mana Anda akan mendarat.

Ini bukan sembarang mimpi. Pikiran Anda terjaga saat tubuh Anda tidur. Anda tahu Anda sedang bermimpi. Ini adalah mimpi sadar.

Ini terjadi di zona aneh antara tidur REM nyenyak dan terjaga penuh. Otak Anda aktif. Korteks prefrontal, bagian otak yang bertanggung jawab atas logika dan kesadaran diri, menyala seperti saat Anda sadar penuh. Kebanyakan mimpi sadar terjadi selama tidur REM, tahap akhir dari istirahat.

Realitas Mimpi Kematian

Katakanlah Anda sedang mengemudi. Jalan berkelok-kelok melewati bukit. Anda puncaknya. Gravitasi mengambil alih. Anda menginjak rem. Mereka gagal.

Mobil melaju kencang. Anda melawan kemudi. Anda tahu Anda akan jatuh. Anda tahu Anda akan mati.

Lalu—tembak. Dampak.

Jika Anda mati dalam lucid dream, apakah Anda mati di kehidupan nyata?

Tidak. Setidaknya, menurut kami begitu. Logikanya sederhana. Jika seseorang meninggal karena mimpi, mereka tidak dapat menceritakannya kepada kami. Mereka akan mati. Kami tidak memiliki bukti adanya orang yang meninggal karena serangan jantung atau stres yang disebabkan oleh mimpi. Ketakutan itu terasa nyata. Adrenalinnya nyata. Namun hasil fisiknya tidak.

Mengapa Lucid Nightmares Mungkin Membantu

Kehilangan nyawa dalam mimpi terdengar mengerikan. Tapi itu mungkin berguna.

Jika Anda terbangun dari mimpi buruk, Anda sering kali membawa rasa takut itu hingga pagi hari. Anda merasa tidak tenang. Anda tidak tahu kenapa. Jika anda ingat mimpinya, anda pasti tahu sumbernya. Itu hanya mimpi. Anda aman.

Beberapa ahli berpendapat bahwa menghadapi kematian dalam lucid dream membantu Anda menghadapinya dalam kenyataan. Anda menerima konsep tersebut. Ketakutan kehilangan kekuatannya. Itu hanya menjadi peristiwa lain.

Penelitian mendukung hal ini sampai tingkat tertentu. Sebuah penelitian terhadap mahasiswa menunjukkan bahwa lucid dream tujuh kali lebih mungkin membuat mimpi buruk dapat ditoleransi. Ketika peserta menyadari bahwa mereka sedang bermimpi dalam skenario yang menakutkan, sekitar 60 persen mereka merasa terhibur. Itu adalah perubahan perspektif yang signifikan.

Apakah Lucid Dreaming Aman?

Ada perdebatan. Beberapa orang menggunakan lucid dream untuk pemenuhan keinginan. Yang lain menggunakannya untuk mengatasi ketakutan. Beberapa melaporkan penyembuhan emosional.

Tapi ada risikonya.

Menimbulkan lucid dream dapat mengganggu kualitas tidur. Jika Anda terus-menerus berusaha untuk tetap sadar dalam mimpi Anda, Anda mungkin tidak mendapatkan istirahat yang memulihkan. Tidur yang buruk menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Beberapa peneliti khawatir bahwa mengaburkan batas antara mimpi dan kenyataan dapat membahayakan kesehatan mental seiring berjalannya waktu. Anda mungkin mulai mempertanyakan apa yang nyata. Hal ini bukan merupakan hasil yang umum, namun merupakan suatu kekhawatiran.

FAQ: Dasar-dasar Mimpi Lucid

Apa itu mimpi sadar?
Ini adalah keadaan sadar bahwa Anda sedang bermimpi saat masih berada di dalam mimpi. Anda dapat mengontrol narasinya. Hal ini terjadi ketika otak mempertahankan aktivitas terjaga selama tidur REM.

Apakah mimpi jernih itu menakutkan?
Itu bisa saja. Peristiwanya terasa nyata. Jika anda bermimpi terjatuh atau mati, ketakutannya sangat besar. Bangun juga bisa jadi sulit, sehingga menambah rasa panik.

Bisakah kamu mati dalam mimpi sadar?
Ya. Tapi Anda tidak mati dalam kehidupan nyata. Beberapa ahli percaya menerima kematian dalam mimpi membantu orang menerimanya dalam hidup.

Mengapa mimpi sadar terjadi?
Kami tidak sepenuhnya tahu. Tapi kita tahu korteks prefrontal aktif. Ini terkait dengan kesadaran diri. Kebanyakan terjadi selama tidur REM.

Apakah aman?
Pendapat berbeda-beda. Ini dapat membantu mengatasi rasa takut. Itu bisa mengganggu tidur. Ini mungkin mengaburkan kenyataan bagi sebagian orang. Lanjutkan dengan hati-hati.

Pertanyaan yang Belum Terselesaikan

Kami tidak tahu segalanya tentang lucid dream. Kami tidak tahu mengapa beberapa orang mengalaminya secara alami sementara yang lain tidak pernah mengalaminya. Kita tidak mengetahui efek jangka panjang dari seringnya bermimpi jernih pada otak.

Batas antara tidur dan terjaga sangatlah tipis. Itu rapuh.

Anda bisa terbang dalam mimpi Anda. Anda bisa mengendalikan angin. Tapi Anda tidak bisa mengontrol apakah Anda bangun atau tidak. Atau apakah Anda mengingat semuanya.

Ketakutan akan kematian dalam mimpi adalah nyata. Kematian itu sendiri tidak.

Apa yang Anda lakukan dengan pengetahuan itu?