Imhotep: Arsitek di balik piramida berundak

10

Piramida Bertingkat Saqqara tidak hanya kuno. Ini adalah struktur tertua di Bumi yang terbuat dari batu potong. Bangunan enam lantai ini setinggi 200 kaki di pemakaman Saqqara dekat Memphis. Ini dirancang sebagai tempat peristirahatan terakhir Raja Djoser. Namun bagaimana dengan orang yang benar-benar mewujudkan semua itu? Itu adalah Imhotep.

Para sejarawan mengaitkan perubahan besar dalam sejarah arsitektur ini terutama dengan rencana Imhotep. Sebelumnya, kuburan masih berupa bangunan datar dan sederhana yang terbuat dari batu bata lumpur. Imhotep adalah pengubah permainan. Dia menciptakan piramida sejati pertama dengan menumpuk mastaba kecil.

Revolusi batu

Pemilihan batu sangat penting. Batu bata Adobe ada batasnya. Tapi itu tidak berlangsung lama. Batu melakukannya. Dengan memanfaatkan batu galian tersebut, Imhotep memastikan peninggalan Raja Djoser akan bertahan hingga ribuan tahun. Hasilnya adalah sebuah struktur yang akan bertahan dalam ujian waktu dan cuaca selama ribuan tahun.

Imhotep lebih dari sekedar seorang arsitek. Dia adalah seorang polimatik. Generasi selanjutnya menganggapnya sebagai dewa pengobatan dan kebijaksanaan. Namun, pada masanya, dia adalah kepala arsitek Raja Djoser. Karyanya di Saqqara menunjukkan bahwa Konstruksi Batu skala besar dapat dilakukan. Ini menjadi preseden untuk semua piramida berikutnya.

Mengapa hari ini penting

Saat melihat Piramida Bertingkat, kita bisa melihat asal muasal arsitektur monumental. Belum ada contoh skala dan materi ini sebelumnya. Ini merupakan indikasi kreativitas manusia pada momen tertentu dalam sejarah. Meski nama Imhotep sering terlupakan oleh orang biasa, namun karyanya dapat disaksikan oleh siapa saja yang mengunjungi Saqqara.

Ketinggian piramida sebesar 200 kaki merupakan sesuatu yang ambisius pada masanya. Untuk itu diperlukan rekayasa dan manajemen kerja yang tepat. Enam langkah ini lebih dari sekedar gaya. Mereka mewakili transisi bertahap dari bumi ke surga dalam kepercayaan Mesir kuno. Djoser perlu naik. Imhotep menyediakan tangga.

Kita belum mengetahui detail kehidupan Imhotep. Kita tahu bahwa dia melayani Raja Djoser. Kami tahu dia yang membangun ini. Kita tidak tahu bagaimana dia mendapat ide untuk menumpuk batu-batu itu dengan cara yang begitu istimewa. Namun hasilnya tidak dapat disangkal. Piramida Bertingkat adalah monumen tertua yang masih ada dari jenisnya. Itu adalah titik unik dalam sejarah di mana arsitektur berubah selamanya.