додому Kesehatan Biografi Dokter Bugsy Siegel: Gangster yang Membangun Las Vegas

Bugsy Siegel: Gangster yang Membangun Las Vegas

Bugsy Siegel mengubah lanskap kejahatan terorganisir Amerika. Dia melakukan lebih dari sekedar menjalankan raket. Dia membantu membangun fondasi Las Vegas nantinya. Lahir di Brooklyn pada tanggal 28 Februari 1906, ia meninggal dengan kekerasan di Beverly Hills pada tanggal 20 Juni 1947. Hidupnya singkat. Dampaknya tidak.

Dari Gerobak Dorong hingga Penyelundupan

Siegel tidak memulai dengan kasino berisiko tinggi. Dia mulai di jalanan. Dia memeras uang dari pedagang gerobak dorong Yahudi di Lower East Side, New York. Itu adalah awal yang sederhana dan sulit.

Sekitar tahun 1918, dia bermitra dengan Meyer Lansky. Keduanya membentuk aliansi yang kuat. Mereka beralih dari sekadar pencurian biasa. Mereka beralih ke pencurian mobil. Lalu datanglah penyelundupan. Larangan menciptakan pasar besar-besaran bagi minuman beralkohol ilegal. Mereka mengisinya.

Mereka juga memperluas jangkauannya. New York memberi jalan kepada New Jersey dan Philadelphia. Raket perjudian mereka berkembang. Begitu pula dengan kekerasan yang mereka lakukan.

Bangkitnya Pembunuhan, Inc

Siegel dan Lansky tidak hanya melanggar hukum. Mereka memaksakannya dengan peluru. Mereka menjalankan operasi pembunuhan untuk disewa. Kelompok ini menjadi cikal bakal Murder, Inc. Ini adalah cara sistematis untuk menghilangkan saingan dan menegakkan kehendak massa.

Nama “Bugsy” sendiri berasal dari kebiasaannya mengupil lalu menunjuk sasarannya. Itu adalah sebuah peringatan. Orang-orang mendengarkan.

Eksekusi Kunci

Pada tahun 1931, Siegel memainkan peran penting dalam peralihan kekuasaan massa secara besar-besaran. Dia adalah salah satu dari empat algojo Joe Masseria. Masseria adalah bos yang kuat. Kematiannya membuka jalan bagi aliansi baru. Hal ini memperkuat posisi Siegel dalam organisasi. Ini menandai peralihannya dari preman jalanan menjadi mafia tingkat tinggi.

Awal karir Siegel meletakkan dasar bagi ambisinya di kemudian hari. Dia punya koneksinya. Dia memiliki kekejaman. Dan dia mendapat penglihatan yang melampaui Timur Laut. Visi tersebut pada akhirnya akan mengubah gurun menjadi taman bermain neon. Namun untuk saat ini, Pantai Timur adalah wilayah kekuasaannya.

Ceritanya tidak dimulai di Las Vegas. Ini dimulai di Pantai Barat, di mana bos sindikat pada tahun 1937 mengirim Bugsy Siegel untuk membangun kerajaan perjudian mereka. Dia karismatik. Dia tampan. Dia tahu cara menavigasi elit Hollywood. Selain membangun sarang perjudian dan kapal lepas pantai melebihi batas 12 mil, ia juga membina persahabatan dengan bintang film. Ini bukan hanya tentang kejahatan. Ini tentang akses.

Dia meluncurkan layanan kawat nasional untuk bandar taruhan. Kemudian, pada tahun 1945, dia akhirnya mengejar impian besarnya: sebuah oasis perjudian di gurun timur laut Los Angeles. Hasilnya adalah Flamingo Hotel and Casino di Las Vegas.

Anggaran yang Meledak

Flamingo seharusnya merupakan usaha sederhana. Anggaran aslinya adalah $1.500.000. Biaya akhir? $6.000.000.

Kesenjangan tersebut bukan hanya disebabkan oleh manajemen yang buruk. Itu adalah pencurian. Siegel menyaring dana tersebut. Dia meminta pacarnya, Virginia Hill, memindahkan uangnya ke bank-bank Eropa. Agar pembangunan tetap berjalan, dia mulai menulis cek kosong.

Ini bukan pekerjaan yang cerdik. Itu adalah keserakahan. Para bos di wilayah timur, termasuk Lucky Luciano dan Meyer Lansky, menyaksikan uang mereka masuk ke rekening Swiss dan kontraktor yang belum dibayar. Mereka tidak menoleransi skimming. Ini mengancam stabilitas seluruh operasi mereka.

Akhir di Beverly Hills

Siegel mengira koneksinya di Hollywood akan melindunginya. Dia salah.

Pada larut malam tanggal 20 Juni 1947, dia duduk di rumahnya yang megah di Beverly Hills. Suara tembakan terdengar. Peluru yang ditembakkan melalui jendela ruang tamu menembus dirinya. Dia tidak selamat.

Waktunya bukanlah suatu kebetulan. Pada saat yang hampir bersamaan, tiga anak buah Lansky masuk ke Hotel Flamingo di Las Vegas. Mereka tidak meminta izin. Mereka menyatakan bahwa mereka akan mengambil alih.

Mengapa Flamingo Masih Penting

Kematian Siegel bukan hanya serangan massa. Itu adalah sebuah pesan. Sindikat itu membutuhkan kendali. Mereka membutuhkan prediktabilitas. Kemewahan Hollywood tidak membuahkan hasil. Skimming berhasil.

Flamingo menjadi terkenal bukan karena kemewahannya, namun karena harganya. Ini membuktikan bahwa penjahat yang paling punya koneksi pun punya batas.

Saat ini, hotel tersebut masih berdiri. Ini adalah sebuah monumen yang berlebihan. Sebuah pengingat bahwa ketika Anda menghabiskan enam juta dolar untuk sebuah resor gurun pasir, seseorang sedang memperhatikan. Seseorang sedang menunggu.

Gurun kini sepi. Pesonanya memudar. Namun ceritanya tetap ada. Seorang pria dibunuh karena mencuri uang yang seharusnya dia hasilkan. Sebuah hotel yang bertahan. Sebuah pelajaran tentang betapa cepatnya kekuasaan dapat berubah.

Tidak ada moral di sini. Hanya fakta. Anggaran membengkak. Sebuah kehidupan berakhir. Pengambilalihan selesai.

Exit mobile version