Membuka Energi dan Kesehatan: Waktu Optimal untuk Makan Almond

8

Almond adalah pembangkit tenaga nutrisi, memberikan protein, lemak sehat, serat, vitamin E, dan magnesium di setiap gigitan. Meskipun Anda dapat menikmatinya kapan saja, mengatur waktu asupan almond secara strategis dapat meningkatkan manfaatnya bagi energi, rasa kenyang, dan kesehatan secara keseluruhan.

Mengapa Waktu Penting

Tubuh merespons nutrisi secara berbeda tergantung kapan nutrisi tersebut dikonsumsi. Misalnya, memadukan kacang almond dengan sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang, sementara menikmatinya sebelum berolahraga dapat memberikan energi yang berkelanjutan. Ini bukan hanya soal kenyamanan; ini tentang memaksimalkan dampak dari makanan yang sudah penuh dengan kebaikan.

Kapan Memasukkan Almond ke dalam Diet Anda

Berikut beberapa skenario optimal untuk menikmati almond:

  • Sarapan: Mulailah hari Anda dengan segenggam almond untuk meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan ngemil di pagi hari. Tambahkan ke sereal, yogurt, smoothie, atau pasangkan dengan telur untuk menambah protein lengkap.
  • Camilan Tengah Hari atau Sore: Gantikan camilan olahan dengan kacang almond untuk menstabilkan gula darah dan mengurangi rasa lapar di antara waktu makan. Hal ini dapat membantu menurunkan asupan kalori secara keseluruhan sekaligus menjaga tingkat energi tetap stabil.
  • Dengan Makanan: Tingkatkan nilai gizi salad, mangkuk biji-bijian, atau hidangan sayuran dengan menambahkan seporsi kacang almond. Tambahan protein, serat, dan lemak sehat akan membuat Anda merasa kenyang.
  • Sebelum atau Setelah Berolahraga: Konsumsi kacang almond kira-kira satu jam sebelum berolahraga untuk mendapatkan energi yang tahan lama. Kandungan magnesiumnya mendukung fungsi otot, sedangkan konsumsi pasca olahraga menyediakan protein untuk pemulihan.

Rincian Nutrisi Almond (Per Penyajian 1 Ons – Sekitar 23 Almond)

  • Kalori: 164 kkal
  • Protein: 6,01 gram
  • Lemak: 14,1 gram
  • Karbohidrat: 6,12 gram
  • Serat: 3,54 gram
  • Vitamin E: 7,26 mg (48% DV)
  • Magnesium: 76,5 mg (18% DV)

Nutrisi ini digabungkan untuk mendukung pengendalian gula darah, rasa kenyang, kadar kolesterol yang sehat, dan fungsi jantung yang optimal. Vitamin E bertindak sebagai antioksidan kuat, melindungi sel dari kerusakan dan memperkuat kekebalan. Magnesium sangat penting untuk lebih dari 300 proses enzimatik, termasuk produksi insulin, pengaturan tekanan darah, fungsi otot, dan kesehatan otak.

Mentah vs. Panggang: Membuat Pilihan Paling Sehat

Meskipun kacang almond mentah mempertahankan sebagian besar nutrisinya, banyak yang lebih menyukai rasa dan tekstur varietas panggang. Perhatikan tambahan garam, lemak, dan gula.

Berikut perbandingannya (per ons):

  • Almond Mentah: <1mg natrium, 14,1g lemak
  • Panggang Kering (Tanpa Garam): <1mg natrium, 14,9g lemak
  • Panggang Kering (Dengan Garam): 66,3mg natrium, 14,1g lemak
  • Minyak Panggang (Tanpa Garam): <1mg natrium, 15,6g lemak
  • Minyak Panggang (Asin Ringan): 40,5mg natrium, 15,6g lemak
  • Minyak Panggang (Dengan Garam): 96mg natrium, 15,6g lemak

Prioritaskan kacang almond mentah atau yang bahan tambahannya minimal untuk manfaat kesehatan yang maksimal.

Cara Sederhana Makan Lebih Banyak Almond Setiap Hari

  • Taburkan almond cincang pada oatmeal, yogurt, atau sereal.
  • Haluskan menjadi smoothie untuk mendapatkan tambahan protein dan serat.
  • Tambahkan ke salad, mangkuk gandum, atau tumis.
  • Buat mentega almond buatan sendiri dan oleskan pada roti panggang atau buah.
  • Gantikan tepung almond dalam resep kue.
  • Sertakan dalam granola atau batangan energi buatan sendiri.

Dengan memasukkan almond secara strategis ke dalam rutinitas harian Anda, Anda dapat memanfaatkan potensi nutrisi penuh almond untuk meningkatkan energi, meningkatkan rasa kenyang, dan mendukung kesehatan jangka panjang.