Popularitas penggorengan udara semakin meningkat sebagai alternatif yang tampaknya lebih sehat daripada menggoreng, tetapi bagaimana cara benarnya berkembang? Meskipun tidak menghilangkan semua risiko, menggoreng dengan udara terbukti mengurangi asupan kalori, membatasi paparan senyawa berbahaya, dan dapat menyederhanakan proses memasak. Inilah yang perlu Anda ketahui.
Cara Kerja Air Fryer: Melampaui Namanya
Namanya menyesatkan: penggorengan udara sebenarnya tidak menggoreng makanan. Sebaliknya, mereka menggunakan sirkulasi udara yang cepat dan suhu tinggi (sekitar 350-400°F) untuk meniru tekstur renyah masakan yang digoreng – dengan minyak yang jauh lebih sedikit. Ini berarti lebih sedikit penyerapan lemak dan jumlah kalori yang lebih rendah.
Sebagai perbandingan, penggorengan tradisional merendam makanan dalam minyak panas, menyebabkan kandungan lemak lebih tinggi dan potensi penurunan kualitas minyak jika digunakan berulang kali.
Perbedaan Kalori: Keuntungan yang Jelas
Menggoreng udara dapat mengurangi asupan kalori sebesar 70-80% tergantung makanannya. Satu sendok makan minyak canola menambah sekitar 126 kalori pada makanan yang digoreng. Sebaliknya, menggoreng udara seringkali hanya membutuhkan satu sendok teh (sekitar 42 kalori), atau bahkan lebih sedikit dalam beberapa kasus. Ini adalah perbedaan besar bagi mereka yang mengatur berat badan atau ingin mengurangi konsumsi lemak.
Menghindari Produk Sampingan Beracun: Manfaat Utama
Memanaskan minyak berulang kali, yang biasa terjadi di restoran dan penggorengan di rumah, menghasilkan spesies oksigen reaktif (ROS) – bahan kimia berbahaya yang menurunkan kualitas makanan dan meningkatkan risiko penyakit. ROS berkontribusi terhadap peradangan, tekanan darah tinggi, dan dapat menguras antioksidan.
Menggoreng udara meminimalkan masalah ini dengan menggunakan sedikit minyak. Hal ini juga mengurangi kadar akrilamida, karsinogen potensial yang terbentuk ketika makanan kaya karbohidrat dipanaskan pada suhu tinggi. Meskipun penelitian pada manusia tentang akrilamida masih beragam, penelitian pada hewan menunjukkan adanya kaitannya dengan kanker; penggorengan udara tampaknya menghasilkan tingkat yang lebih rendah daripada penggorengan dalam.
Potensi Resiko: Yang Perlu Diwaspadai
Menggoreng udara tidak sepenuhnya bebas risiko. Memasak ikan dengan air fryer dapat meningkatkan produk oksidasi kolesterol (COPs), yang terkait dengan penyakit jantung dan kanker. Memasak dengan suhu tinggi dengan metode apa pun juga dapat menghasilkan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), kelompok lain yang berpotensi menyebabkan karsinogen.
Namun, penggorengan udara sudah mengurangi pembentukan PAH dibandingkan penggorengan dalam karena penggunaan minyak yang lebih rendah. Meminimalkan minyak lebih lanjut akan membantu lebih banyak lagi.
Apa Fungsi Penggorengan Udara Terbaik (dan Terburuk)
Penggorengan udara unggul dengan makanan tertentu:
- Ayam
- Sayuran Bertepung (kentang, ubi jalar)
- Tahu
- Biji Labu
Mereka berjuang dengan:
- Makanan dengan kelembapan tinggi (keju tidak garing dengan baik)
- Barang yang terkena sedikit kerusakan (lapisan dapat pecah di dalam alat)
Pemikiran Terakhir
Menggoreng dengan udara terbukti merupakan alternatif yang lebih sehat daripada menggoreng, terutama dengan mengurangi asupan minyak dan meminimalkan pembentukan senyawa beracun. Meskipun masih ada beberapa risiko (terutama saat memasak ikan), manfaatnya dalam pengelolaan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan sudah jelas. Jika digunakan secara bertanggung jawab, alat penggoreng udara dapat menjadi alat yang berharga untuk menikmati makanan renyah tanpa rasa bersalah.
