Jika Anda sedang mengonsumsi obat GLP-1 seperti semaglutide (Ozempic, Wegovy) atau tirzepatide (Mounjaro, Zepbound), penekanan nafsu makan sering terjadi. Namun, melewatkan sarapan bukanlah hal yang ideal. Makan pagi yang dipilih dengan baik dapat menstabilkan tingkat energi dan mengatur sinyal lapar sepanjang hari. Ahli diet Bonnie Newlin menekankan untuk memprioritaskan makanan utuh yang tidak diolah yang kaya serat dan protein. Nutrisi ini mendukung kesehatan pencernaan dan pelestarian otot selama penurunan berat badan.
Mengapa Ini Penting: Obat GLP-1 bekerja dengan memperlambat pencernaan, membuat makanan berlemak tinggi lebih sulit diproses dan berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Memilih pilihan protein tanpa lemak dan kaya serat meminimalkan efek samping ini. Kuncinya adalah makan apa yang bisa Anda toleransi, meski porsinya lebih kecil dari biasanya.
Berikut sembilan sarapan yang dirancang untuk orang-orang yang menjalani pengobatan penurunan berat badan, dengan fokus pada kepadatan nutrisi dan kemudahan pencernaan.
Cangkir Oatmeal Penuh Protein
Oatmeal berprotein tinggi ini ramah diabetes dan mengenyangkan. Ini memberikan pelepasan energi yang berkelanjutan, ideal bagi mereka yang menyesuaikan diri dengan perubahan nafsu makan.
Telur Orak-Arik Berprotein Tinggi Terbaik
Telur adalah pembangkit tenaga protein, tetapi resep ini mengurangi lemak jenuhnya dengan mencampurkan keju cottage rendah lemak. Pertukaran ini menambah kalsium dan mempertahankan tekstur lembut.
Nutrisi: (Per Porsi) 268 Kalori, 22g Protein, 4g Karbohidrat, 19g Lemak Total.
Berry dan Chia Oat Semalam
Pilihan “atur dan lupakan” yang memadukan manisnya pisang tumbuk dengan kekuatan antioksidan buah beri. Biji chia menambah serat, meningkatkan rasa kenyang. Berendam semalaman membuat pencernaan lebih mudah.
Nutrisi: (Per Porsi) 520 Kalori, 20g Protein, 78g Karbohidrat, 17g Lemak Total.
Pancake Keju Cottage Ringan dan Halus
Pancake tradisional sering kali mengandung karbohidrat olahan yang tinggi. Resep ini menukar tepung dengan oat gulung, meningkatkan serat, dan menambahkan protein dari keju cottage. Hasilnya adalah sarapan memuaskan yang tidak akan meningkatkan gula darah.
Nutrisi: (Per Porsi) 338 Kalori, 18g Protein, 33g Karbohidrat, 16g Lemak Total.
Burrito Sarapan Vegetarian yang Lebih Maju
Burrito yang hangat dan mengenyangkan adalah cara yang bagus untuk memulai hari. Tambahkan paprika dan bayam sebagai pengganti daging olahan dan keju berlebih untuk menambah nutrisi. Makanan ini juga merupakan cara cerdas untuk memasukkan lebih banyak sayuran ke dalam makanan Anda.
Nutrisi: (Per Porsi) 501 Kalori, 27g Protein, 33g Karbohidrat, 29g Lemak Total.
Mangkuk Yogurt Jeruk Musim Dingin
Yoghurt Yunani mengandung protein dosis tinggi (sekitar 25g per porsi). Memasangkannya dengan irisan jeruk darah memberikan vitamin C yang meningkatkan kekebalan tubuh dan rasa yang menyegarkan. Probiotik dalam yogurt juga mendukung kesehatan usus.
Nutrisi: (Per Porsi) 305 Kalori, 30g Protein, 32g Karbohidrat, 6g Lemak Total.
Smoothie Krim Stroberi
Smoothie ini mendapat tambahan protein dari tahu sutra, yang berpadu sempurna untuk menghasilkan tekstur lembut. Stroberi menambahkan antioksidan dan rasa manis alami. Ini adalah pilihan ramah vegan yang terasa seperti suguhan.
Nutrisi: (Per Porsi) 313 Kalori, 21g Protein, 23g Karbohidrat, 16g Lemak Total.
Roti Bakar Telur dan Alpukat
Sarapan klasik yang dilengkapi dengan telur, sumber kolin terbaik untuk kesehatan sel. Menambahkan alpukat memberikan lemak sehat dan membuat Anda kenyang lebih lama. Makanan ini cepat, mudah, dan serbaguna.
Nutrisi: (Per Porsi) 336 Kalori, 16g Protein, 20g Karbohidrat, 21g Lemak Total.
Oatmeal Mentega Almond
Oat yang dipotong baja mengandung serat larut, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Menambahkan mentega almond memberikan lemak sehat dan rasa yang memuaskan. Resep ini bisa dibuat dalam jumlah besar untuk memudahkan persiapan makanan.
Nutrisi: (Per Porsi) 356 Kalori, 16g Protein, 46g Karbohidrat, 13g Lemak Total.
Kesimpulan: Memilih sarapan yang tepat saat menjalani pengobatan penurunan berat badan adalah tentang memaksimalkan nutrisi sekaligus meminimalkan ketidaknyamanan pencernaan. Memprioritaskan makanan utuh, protein tanpa lemak, dan serat memastikan energi berkelanjutan dan mendukung perjalanan pengelolaan berat badan Anda. Jangan memaksakan diri untuk makan jika Anda tidak lapar; porsi yang lebih kecil lebih baik daripada tidak sama sekali.
